My Personality
Medioker. Aku pria biasa, yang dapat kau jumpai di mana saja. Akan tetapi kalau kau mencariku, hanya ada satu aku di sini.
Aku memandang hidup sebagai sebuah keajaiban. Fluktuasi memang. Dari sekian banyak probabilitas, seharusnya kehidupan itu antara ada dan banyak atau tidak ada sama sekali. Anehnya, selama ini manusia mencari, belum ditemukan lagi selain di bumi.
Berbekal dasar tadi, menurutku keberadaanku adalah anugerah. Alhamdulillah kehidupanku sampai saat ini relatif bahagia. Tak terlalu banyak kesulitan dan drama yang dirasa.
Akan tetapi, bukan itu yang membuatku memandang hidup sebagai pemberian. Karena, sebagaimana kamu, aku pun merasakan kesal, jenuh, disorientasi dan berbagai perasaan negatif lainnya.
Mengherankan memang. Dengan hidupku yang begini, masih saja aku merasa kurang. Ajaibnya bahkan yang hidupnya "lebih baik" dariku pun tetap saja ada yang merasa kurang.
Aku sendiri seandainya dapat memilih, cenderung pada ketiadaan. Sungguh hidup ini terasa berat bagiku.
Namun, justru di situlah anugerah hidup kudapatkan. Bahwa dengan hidup aku dapat merasa, baik perasaan positif atau negatif. Dengan hidup, melalui sudut pandangku, aku dapat mengamati, mengobservasi dan menjadi saksi akan alam semesta.
Segala macam informasi yang kuterima dari berbagai indera menjadi pintu kesadaranku menghayati hidup, keberadaanku dan tempatku berada. Aku bahagia, tertawa, menangis, kesal dan emosi lainnya sebagai respon atas input tadi.
Akun ingin menjalani hidup mengalir. Menjaga keberadaanku sembari terus mengamati. Bahkan termasuk mengamati diri ini dan bagaimana ia berinteraksi dengan sekitarnya.
Self-centered, memang.
Tapi bagaimana lagi, karena yang paling nyata kurasa adalah keberadaanku. Dan melalui dirikulah aku menjadi aku.
Yang aku agak sesali sekarang adalah tenagaku yang terbatas. Aksesku pun terbatas. Banyak apa yang dapat dialami oleh kesadaranku masih terhalang faktor tadi.
Tapi aku tetap harus bersyukur. Walau banyak tetapinya.
Aku hanya berharap keberadaanku baik.
Comments
Post a Comment